Merajut Sabuk Merah Putih
Mosaik Serpihan Kelana -14
Pemburu Jejak Angin
Simply da Flores

Pada kanvas biru nirmala
sosok wajah negeri maritim tercinta
Para nelayan memecah ombak tekad dengan sampan nasib pasrah bersujud
Menjahit gelora laut mengarungi zaman
merah berani membalut raga dan rasa
putih sahaja tekad suci
membungkus nurani dan sanubari jiwa
“Indonesia tanah airku
inilah negeri tumpah darah anugerah Sang Ilahi
Bagimu negeri, jiwa raga kami”
“Nenek moyangku orang pelaut
Siap menerjang ombak gelombang laut
Sambung menyambung menjahit sabuk niat
Keliling tanah air tercinta Indonesia
dari Merauke hingga Sabang
dari Rote sampai Mianggas”
Layar rindu damba dikibarkan generasi
untuk merajut sabuk batas merah putih
Keliling tanah air Indonesia pusaka
agar jelas batas negara dan harkat martabat
Jika tanah air Indonesia tumpah darah
yang nyatanya digenangi laut samudra
menggendong belasan ribu pulau besar kecil
Mengapa tak ada pagar merah putih membatasi
Kenapa rezeki tidak dipanen dari kekayaan laut
tetapi justru daratan digunduli, dikorek dan dikuras dengan rakus
Pada momen Dirgahayu HUT 81 Proklamasi
ada selembar damba generasi pewaris
untuk merajut sabuk batas merah putih
sebagai pagar keliling wilayah tanah air
Pada perayaan HUT 81 Proklamasi
Ada seberkas mimpi anak-anak negeri
melihat kibar merah putih mengelilingi wilayah negara
Indonesia pusaka tanah air tercinta
Batas luar lautan dan darat
bukan saja ada sabuk merah putih
tetapi segenap rakyat penghuni di sana
dibangun sejahtera jiwa raganya
sebagai patriot terdepan penjaga bangsa
sebagai satria dan srikandi pengawal negara
“Bagimu Indonesia, jiwa raga kami”
Ketika damba hadirnya Sabuk Merah Putih terwujud
Saat mimpi batas Merah Putih keliling tanah air dan negara hadir
Makaโฆ
Anak-anak pewaris bangsa lantang bernyanyi bangga
“Hiduplah Indonesia Raya, merdeka, merdeka”
Rakyat yang patriotik semangat berseru
“Padamu negeri, kami berjanji
Padamu negeri, kami berbakti
Padamu negeri, kami mengabdi
Bagimu negeri, jiwa raga kami”
Berbaris keliling batas tanah air ini
ada damba jadi Patriot Pengawal bangsa dan negara Indonesia
Yang menghalau berbagai musuh dan pencuri
Yang bangga busungkan dada berseru
“Kami putera-puteri pewaris bangsa
Kami patriot Negara Pancasila
Kami bangga sebagai pewaris Indonesia”
Mimpi Sabuk Merah Putih Indonesia
terpatri dalam jiwa raga rakyat di tapal batas negara
karena sejahtera jiwa raganya
Bukan rakyat terluar, tertinggal dan termiskin
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.