Bertumbuh dalam Iman

“Apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar daripada sayuran yang lain, bahkan jadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya” (Mat 13: 32b).
Untuk jadi pohon, biji sesawi itu harus terlebih dahulu bertumbuh. Dalam proses pertumbuhan itu, dibutuhkan perawatan yang baik. Dalam perjalanan itu pula, benih yang mulai tumbuh tentu akan menghadapi berbagai tantangan diterpa badai, diserang hama, atau mengalami hal-hal lain yang dapat menghambat pertumbuhannya. Ketika benih itu mampu bertahan dan terus bertumbuh, ia akan jadi pohon yang besar, tempat burung-burung bersarang pada cabang-cabangnya.
Demikian pula dengan iman kita. Iman akan bertumbuh, apabila kita merawat dan menjaganya dalam kehidupan sehari-hari. Kita dapat memeliharanya melalui penghayatan Sakramen-sakramen, membaca dan merenungkan Kitab Suci, serta terlibat aktif dalam berbagai kegiatan rohani. Gereja menyediakan banyak sarana yang menolong kita untuk makin bertumbuh dalam iman.
Perjalanan iman itu tidak selalu mudah. Di tengah dunia yang sering menawarkan berbagai kesenangan sesaat dan sia-sia, kita dapat menghadapi banyak tantangan yang melemahkan iman. Untuk itu, kita dipanggil agar tetap setia dan kuat dalam mempertahankan iman kita.
Sr. M. Alissia, P. Karm
Senin, 27 Juli 2026
Yer 13: 1-11 MT Ul 32: 18-21 Mat 13: 31-35
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.