Kekuatan Senyuman

“A smile is a curve that sets everything straight.” -Rio, Scj.
Tersenyumlah walau keadaan dan kenyataan itu tidak mudah dan indah. Senyum itu mengubah yang sulit jadi mudah. Yang terluka dan kecewa jadi bahagia. Tersenyumlah sebelum senyum itu dilarang, hidup pun terasa enteng an ringan.
Senyuman tidak membuat masalah sirna dan hilang. Masalah tetap ada, tantangan, dan kesulitan tetap harus dihadapi, tapi senyuman adalah pintu awal dari semua penyelesaian. Senyuman membuat hati jadi sabar, dan pikiran jadi tenang. Takut dan khawatir itu perlahan hilang, diubah jadi keberanian.
Tersenyumlah meski hidup penuh dengan derai air mata. Memang air mata mengungkap sejuta kata, rasa, dan makna. Tapi senyuman itu membuka sejuta berkat dan mukzijat. Yakinlah kesedihan, kekecewaan, dan air mata itu hanya sebentar. Yakinlah Tuhan pasti turun tangan. Yang penting adalah kita mau berproses dan belajar.
Awan kelam kadang gelap, tapi yang gelap itu tidak selamanya pekat. Hujan badai, kadang mengkhawatirkan; petir dan kilat kadang membuat kaki ini bergetar; tapi semua itu hanya sebentar. Yakinlah pelangi indah akan segera datang. Selalu datang sejuta harapan bagi yang mau berjuang. Setiap doa dan usaha tidak ada yang sia-sia.
Tersenyumlah menjalani kehidupan, semua akan indah pada waktunya. Jika saat ini hidup tidak baik-baik saja, waktunya saja yang belum tepat. Semua akan indah pada waktunya. Teruslah melangkah, meski keadaan tidak mudah. Berhentilah saat hidup terasa lelah. Berlututlah dan berpasrah saat hidup tidak tahu arah. Ingat, jika kaki tidak sanggup berdiri, masih ada lutut untuk bersujud.
Deo gratias.
Rm RP Rio, Scj
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.