Tidak Enakan

“It’s OK to say NO.” -Rio, Scj.
Ada hal penting yang mau saya sampaikan; menurut penelitian terbaru sunami tidak akan melanda pulau Jawa. Karena sunami sungkan dengan saudara-saudaranya di Jawa seperti Sunarti, Sunardi, Sunarto, Suprapto …
Sungkan itu memang baik. Tidak enak hati, bedalah bentuk belas kasihan. Maksudnya satu mau bikin orang lain senang. Baik itu memang menyenangkan semua orang, tapi itu imposible. Maunya menyenangkan semua orang nyatanya malah diri yang dikorbankan. Inilah tanda kita korban dari kata sungkan.
Sebaik dan semurah hati apa pun kita, bahkan sesuci dan sesempurna apa pun kita, akan selalu ada orang yang suka dan tidak suka. Tuhan yang sempurna, kasih dan berkatnya tidak terhingga itu tak mampu membuat kita 100% percaya. Apalagi kita. Udah tidak perlu repot, untuk menyenangkan semua orang. Lebih baik kita menyenangkan orang yang pantas kita senangkan. Bahagiakan orang yang pantas kita bahagiakan. Itu sudah cukup.
Beranilah untuk berkata: tidak! Say NO bukan jahat kok. Justru kadang bikin hati damai dan tenang. Lebih baik bilang tidak bisa daripada jadi korban kata sungkan. Nyatanya, karena sungkan, diri ini malah dirugikan. Lebih baik bijak berkata: “Maaf! Aku tidak bisa, daripada terpaksa ujung-ujungnya sakit hati dan kecewa.” Sungkan itu kadang terlihat baik dan menyenangkan, tapi kadang jebakan yang membuat hidup ini tidak bertumbuh dan berkembang.
Deo gratias.
Rm RP Rio, Scj
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.