“Rasa yang lebih dominan, ketika kita kaya, mempunyai harta, dan kedudukan adalah kepuasan. Tapi belum tentu kebahagiaan ada di sana, karena kebahagiaan tertingi yang dicari oleh setiap jiwa adalah, ketika memiliki Yesus, yang mampu menyelamatkan jiwa.”
Sabda Bahagia yang kita dengar mengisahkan tentang kebahagiaan manusia yang bukan dirasakan di dunia dan sekarang ini, melainkan kebahagiaan di akhirat, yakni di Surga. Menurut Yesus, jika seseorang bertahan dalam setiap derita di dunia ini, karena iman akan Yesus maka keselamatan yang membawa kebahagiaan itu akan diterima sebagai imbalan.
Kita disadarkan, bahwa:
- 1) Hanya Yesus adalah jaminan kebahagiaan abadi kita, yakni keselamatan;
- 2) Apa pun yang dimiliki di dunia ini adalah sarana untuk menguji, apakah kita layak untuk mendapatkan kebahagiaan Surgawi atau tidak;
- 3) Derita adalah kemalangan, bila kita yang menderita tidak memiliki iman. Sebaliknya hanya dengan iman, derita itu akan mendatangkan sukacita di balik derita raga.
Milikilah Yesus agar kita akan mempunyai harapan, bahwa di balik setiap derita itu pasti ada kebahagiaan, dan derita di dunia ini adalah jalan untuk mencapai bahagia di Surga.
Monsignor Inno Ngutra, Pr

