Pentakosta: Turunnya Roh Kudus menghasilkan beberapa karakter baik dalam diri para Rasul. Secara umum, Roh Kudus mendatangkan damai sejahtera, sukacita, penghiburan, dan harapan. Sedangkan secara khusus misalnya, Roh Kudus membuat Petrus berani tampil berbicara dan Stefanus berani bersaksi.
Kitab Suci memberi kesaksian tentang daya Roh Kudus. Kata Yesus sekali lagi berkata: “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” Sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: ” *Terimalah Roh Kudus” (Yoh. 20: 21-22).
Sekarang, mati kita memeriksa diri ini secara jujur, maka yang sering dilakukan adalah kejahatan, dosa, sulit mengampuni, cemburu dan iri hati, berbohong dan marah. Jika hal ini yang dihidupi dan jadi karakter kita, sebaiknya kita bertanya jujur: “Roh siapakah atau roh macam apakah yang tinggal di dalam hati dan pikiran kita saat ini?”
Marilah kita memohon hati dan roh yang baru seperti yang dijanjikan Tuhan melalui nabi Yehezkiel, “Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras, dan Kuberikan kepadamu hati yang taat” (Yeh. 36: 26).
“Selamat Merayakan Hari Raya Pentakosta.”
Monsignor Inno Ngutra, Pr

