“Yang berebut itu bukan orang yang kenyang, melainkan yang serakah dan lapar.” -Rio, Scj
Ingatlah kalimat sederhana ini: “Orang yang sudah kenyang itu tidak pernah berebut makanan. Orang yang mempunyai rasa syukur dan cukup itu tidak iri melihat pencapaian dan kekayaan orang lain.”
Begitu pula orang yang sudah berdamai dengan dirinya, tidak akan sibuk menjatuhkan, apalagi menghakimi orang lain. Meski jadi tranding topik dia tetap fokus, tidak baperan, apalagi termakan oleh omongan, nyinyiran, dan komentar.
Orang yang fokus membangun itu hidupnya tidak mempunyai waktu untuk mengurusi hidup orang lain. Tidak sibuk mencari kesalahan atau menyalahkan orang lain, apalagi keadaan.
Orang yang sabar itu tidak akan mudah terpancing dengan kemarahan. Ia akan menimbang dengan bijak setiap peristiwa dan keadaan. Mendahulukan respon, bukan cepat bereaksi.
Akhirnya orang yang mendalam hidup rohaninya itu hidupnya damai penuh kasih, mendalam percaya pada Tuhan, dan hidupnya mengandalkan Tuhan, bukan manusia.
Deo gratias.
Rm RP Rio, Scj

