“Ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman” (Mat 28: 20b).
Empat puluh hari setelah kebangkitan-Nya, Yesus naik ke Surga. Angka empat puluh dalam Kitab Suci selalu menandai masa persiapan. Selama waktu itu, Yesus meneguhkan iman para murid dan mempersiapkan mereka untuk melanjutkan karya-Nya.
Kenaikan Tuhan bukanlah perpisahan yang menyedihkan, melainkan awal cara baru kehadiran Yesus. Ia tidak lagi hadir secara fisik, tapi selalu hadir di mana-pun melalui Roh Kudus. Yesus yang dimuliakan, kini berkuasa di sisi Bapa, mendoakan kita dan memberi kekuatan untuk menjalankan perutusan.
Yesus mengutus kita jadi saksi-Nya sampai ke ujung bumi. Kita tidak diutus sendirian; Roh Kudus memampukan kita untuk mewartakan Injil melalui hidup, kata-kata, dan perbuatan.
Hari Raya Kenaikan mengingatkan kita, bahwa Tuhan naik ke Surga, agar kita berani turun ke dunia untuk membawa ‘Kabar Gembira’.
Rm. Valentinus, CSE
Kamis 14 Mei 2026
Kis 1: 1-11 Mzm 47: 2-3.6-9 Ef 1: 17-23; Mat 28: 16-20
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

