“Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku” (Yoh 16: 1).
Yesus berbicara dengan jujur kepada para murid-Nya. Ia tidak menjanjikan jalan yang mudah bagi siapa pun yang mengikuti-Nya. Penolakan, kebencian, dan pengucilan akan jadi bagian dari perjalanan iman. Namun demikian, peringatan itu bukan untuk menakut-nakuti, melainkan agar iman kita tidak mudah goyah; bahkan runtuh, ketika menghadapi berbagai macam pencobaan.
Yesus juga menjanjikan kehadiran Roh Kudus, Sang Penghibur, yang akan menguatkan hati, mengingatkan ajaran-Nya, dan menuntun kita agar tetap setia di tengah tekanan dunia.
Ketika iman dipertanyakan dan kebenaran terasa mahal, Roh Kudus memberi keberanian untuk tetap berdiri teguh dalam iman akan Kristus yang bangkit.
Injil mengajak kita untuk berani hidup dalam kebenaran, bukan dalam kesombongan yang sia-sia, melainkan dalam kesetiaan akan kepercayaan pada kasih Kristus. Iman yang dewasa itu bukanlah iman yang bebas dari penderitaan, melainkan iman yang teguh, karena percaya Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.
Bintang
Senin, 11 Mei 2026
Kis 16: 11-15 Mzm 149: 1-6.9; Yoh 15: 26 – 16: 4
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

