“Kelicikan lidah bisa memutarbalikan fakta, kepintaran mulut dapat memperindah rangkaian kata tentang diri ini, tapi hanya perbuatanlah yang mampu menerangkan secara jujur tentang siapakah dirimu.”
Sangat aneh, tapi juga agak menjengkelkan, karena tulisan kesaksian para Nabi yang orang-orang Yahudi telah baca dalam Kitab Suci, kata-kata, dan mukjizat yang telah diperbuat oleh Yesus, tapi belum bisa meyakinkan mereka, bahwa Yesus sesungguhnya adalah Mesias. Yesus berkata kepada mereka, “Pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku.”
Kita diajak untuk semakin percaya, bahwa:
- 1) Walaupun rupa tidak bisa kita lihat, suara tak dapat didengar, dan tubuh tak mampu disentuh, tapi hati dan jiwa ini harus tetap, bahwa Yesus adalah Putra Allah dan Juru Selamat kita;
- 2) Tentang siapa dirimu, jangan banyak kata dan kalimat indah yang ke luar dari mulutmu, tapi perbanyaklah perbuatan baikmu, maka perbuatan-perbuatan itulah yang menjelaskan tentang siapakah dirimu;
- 3) Tetaplah bersatu dengan Allah Bapamu, karena hanya Dialah yang dapat menopangmu, ketika fitnah dan ketidakpercayaan orang lain menerjangmu.
Monsignor Inno Ngutra, Pr

