Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi. Allah melihat, bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nya terang itu dari gelap” (Kej 1: 3-4).
Bacaan pertama pada Vigili Paskah, bercerita mengenai kisah penciptaan, “Berfirmanlah Allah: Jadilah terang! Lalu terang itu jadi,” menunjukkan, bahwa Allah itu penuh kuasa. Ia mengubah kegelapan jadi terang. Ketika Allah bersabda, maka sesuatu yang baru akan terjadi. Firman Allah itu penuh kuasa!
“Firman-Mu, pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” Ketika kita menghadapi kegelapan (kesedihan, kebingungan, ketakutan dan tantangan) dalam hidup sehari-hari, Firman Allah merupakan sumber kekuatan dan ‘kompas’ yang dapat menerangi jalan kita. Karena itu penting bagi kita untuk mendengarkan dan mempercayai Firman-Nya.
Jangan takut! Percayalah kepada-Nya! Kristus, Cahaya Dunia! Ia bangkit! Ia telah mengalahkan maut dan kegelapan! Ia dapat membawa perubahan dan memberikan harapan baru bagi kita. Lalu dipisahkan-Nya terang itu dari gelap.
Sebagai pengikut Kristus, karena Sakramen Baptis, kita dipanggil untuk jadi terang bagi dunia dan sesama. Semoga mereka dapat merasakan terang Kristus yang bersinar dalam kehidupan mereka melalui kehadiran kita.
Sr. M. Sesilia L., P. Karm
Sabtu, 19 April 2025
Vigili Paskah
Kis 9: 1-20 Mzm 117: 1-2 Luk 24: 1-12
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
http://www.renunganpkarmcse.com

