Kekayaan Sejati dalam Rahmat Allah

“Kekayaan sejati itu bukanlah yang dimiliki, melainkan yang dengan setia dipersembahkan kepada Tuhan. Kebebasan sejati itu bukan memiliki segalanya, melainkan sepenuhnya menjadi milik-Nya.”

Allah yang Maha Rahim,
Putra-Mu mengajarkan, bahwa kami tidak dapat mengabdi kepada-Mu dan kepada mamon sekaligus. Persoalannya, bukan apakah kami memiliki harta duniawi, melainkan apakah harta itu telah menguasai hati kami. Uang dapat memberikan kenyamanan dan rasa aman, tapi tidak pernah dapat memberikan harta Kerajaan-Mu yang kekal.

Yesus mengingatkan kami, bahwa kesetiaan dimulai dari perkara-perkara kecil. Cara kami menggunakan waktu, talenta, harta, dan kesempatan yang Engkau percayakan memperlihatkan ke mana hati kami sesungguhnya tertuju. Setiap anugerah adalah undangan untuk mengasihi, melayani, dan menjadi pengelola rahmat-Mu yang setia.

Santo Paulus memperlihatkan kepada kami, bagaimana kebebasan hati itu diwujudkan. Baik ketika berkelimpahan maupun berkekurangan, ia telah belajar mencukupkan diri karena kekuatan dan pengharapannya bersumber dari Kristus. Ia tidak mengukur hidup dari yang diterima atau dimilikinya, melainkan dari Dia yang senantiasa menopangnya.

Bapa, ajarilah kami memiliki kebebasan hati seperti itu. Jangan biarkan kekayaan, keberhasilan, atau rasa aman duniawi mengambil tempat-Mu dalam hidup kami. Bantulah kami menyadari, bahwa kesetiaan dalam perkara sekecil apa pun berharga di mata-Mu.

Semoga segala sesuatu yang Engkau percayakan kepada kami menjadi sarana untuk memberkati sesama. Ketika harta duniawi tidak lagi dapat kami bawa, semoga kasih yang telah kami berikan itu menjadi harta yang tetap tinggal dalam keabadian.

Terima kasih, Bapa, karena Engkau mengingatkan kami, bahwa kekayaan sejati ditemukan dalam rahmat-Mu, dan kekuatan sejati berasal dari Kristus.

Semoga hidup kami senantiasa mewartakan, bahwa kami hanya milik-Mu.
Yesus, Engkaulah Andalanku. Amin.

HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)