Allah Memanggilmu

Lalu Ia berkata kepada seorang lain: “Ikutlah Aku!” (Luk 9: 59a).
Panggilan untuk mengikuti Tuhan selalu berasal dari Allah terlebih dahulu. Kitalah yang kemudian menanggapi sapaan kasih-Nya itu. Ketika Yesus bersabda, “Ikutlah Aku!” Ia mengundang kita masuk ke dalam persekutuan kasih dengan-Nya. Tapi tidak jarang tanggapan kita masih disertai berbagai syarat dan alasan, seperti orang dalam Injil yang berkata, “Aku akan mengikuti Engkau,” tapi masih ingin menunda, karena urusan lain.
Mengikuti Kristus berarti menyerahkan diri sepenuhnya kepada kehendak-Nya dan membiarkan hidup kita dibentuk sesuai rencana-Nya. Hal ini menuntut kelepasan dari berbagai keterikatan yang dapat menghalangi langkah kita. Karena itu Yesus menegaskan, “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya” (Luk. 9: 58).
St. Hieronimus mengingatkan, “Tidak mengenal Kristus berarti tidak mengenal Kitab Suci.” Semakin kita mengenal Kristus melalui sabda-Nya, semakin kita mampu menjawab panggilan-Nya dengan hati yang rela, setia, dan tanpa syarat.
Fr. Aloysius Gonzaga, CSE
Rabu 30 Sep 2026
Ayb 9: 1-12.14-16 Mzm 88: 10-15 Luk 9: 57-62
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.