Mengandalkan Tuhan dalam Hidup

“Sehebat dan sekuat apa pun seorang manusia itu dibatasi oleh ruang dan waktu. Ketika kita mengandalkan Tuhan sehingga yang dihasilkan adalah perbuatan baik yang berlandaskan cinta, maka keharuman jiwa ini akan tetap tercium dalam setiap generasi dan nama kita abadi di lubuk hati setiap anak manusia.”

Dalam Injil, Yesus memberi tenaga dan kuasa kepada para murid-Nya untuk mengusir roh-roh jahat dan menyembuhkan orang dengan syarat tidak boleh bergantung pada kekuatan kemanusiaan mereka, melainkan hanya pada Tuhan.

Firman ini memberikan beberapa pokok permenungan kepada kita:

    1. Kekuatan dan kehebatan manusia selalu ada batasnya, maka Andalkanlah Tuhan sehebat atau sekuat apa pun Anda;
    1. Melayani dengan penuh cinta dan rasa tanggung jawab yang tinggi adalah wujud dari ketergantungan kita pada Tuhan;
    1. Tetap rendah hati dan jangan sombong, bila melalui kita mukjizat itu terjadi dalam hidup orang lain, karena pelaku utama sebuah mukjizat adalah Roh Kudus dan bukan diri kita.

Tuhan selalu menyertai kita dalam setiap derap langkah, ketika kita mengandalkan-Nya.

Monsignor Inno Ngutra, Pr