Bukan Menjauh, tapi Merangkul

Yesus mendengarnya dan berkata: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tapi orang sakit” (Mat 9: 12).
Film Zootopia 2 menggambarkan masyarakat yang memandang reptil dengan rasa takut dan penuh kecurigaan, sehingga mereka dijauhi serta dikucilkan. Situasi ini mengingatkan kita pada kisah Injil tentang panggilan Matius, seorang pemungut cukai.
Pada zaman Yesus, pemungut cukai itu dipandang sebagai pendosa, pengkhianat, dan tidak layak diterima di lingkungan masyarakat. Yesus justru menunjukkan sikap berbeda. Ia menerima Matius untuk mengikuti-Nya, juga duduk makan bersama Matius dan teman-temannya.
Melalui tindakan-Nya, Yesus memperlihatkan, bahwa kasih dan pengampunan Allah terbuka bagi semua orang, termasuk mereka yang dianggap pendosa. Yesus berkata, bahwa yang membutuhkan tabib bukanlah orang sehat, melainkan orang sakit.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan orang yang dijauhi, karena gosip atau penilaian buruk dari lingkungan sekitar. Tanpa sadar, kita dapat bersikap seperti orang Farisi yang memilih menjauh. Injil mengajak kita untuk meneladani Yesus dengan membuka hati, menerima, mengampuni, dan merangkul mereka yang tersingkirkan. Pilihan ada di tangan kita: menjadi seperti Yesus atau orang Farisi.
Fr. Gerardino Ferreri, CSE
Senin, 21 September 2026
Ef 4: 1-7.11-13 Mzm 19: 2-5 Mat 9: 9-13
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.