Hasilkanlah Buah Kebaikan

“Buah semangka berdaun sirih. Yang normal terjadi seharusnya buah dan daun sama satu pohon, tapi pepatah di atas dalam arti lain, bahwa mengapa pohonnya sirih tapi buahnya semangka? Demikian pun seharus manusia itu baik maka produk yang ke luar pun baik bukan yang jahat.”

Saya pernah teringat pada tahun 90-an ketika mengikuti satu pertemuan dengan Almarhum Presiden Gus Dur, beliau menjawab pertanyaan seorang peserta bahwa “mulut manusia itu seperti pantat ayam; sewaktu-waktu ke luarlah telur dan banyak kali ke luarlah kotoran.” Dan ini benar bahwa manusia yang baik karena diciptakan oleh Allah yang baik, tapi banyak kali kita temukan keburukan dan kejahatanlah yang dilakukan oleh manusia.

Kita disadarkan untuk:

    1. Kembali kepada citra diri kita sebagai makluk yang luhur dan mulia; Hasilkanlah kebaikan bukan kejahatan;
    1. Tidak ada manusia yang sempurna, tapi melakukan kejahatan adalah pilihan bebas masing-masing orang;
    1. Hasilkanlah kebaikan maka orang akan tahu bahwa engkau adalah putra-putri dari Allah.

Bila kebaikan atau kejahatan adalah pilihan bebas setiap orang maka mulai hari ini pilihlah kebaikan agar jiwamu terselamatkan kelak.

Monsignor Inno Ngutra, Pr