Jalan

“Jika tidak saat ini kapan lagi?” -Rio, Scj.

Penyesalan itu, langkah awal pertobatan. Keluhan itu tidak menyelesaikan persoalan, sebaliknya menambah satu masalah. Sukacita dan syukur membuat berkat berlimpah. Menunda itu membuang anugerah dan berkat. Karena peluang itu tidak pernah bisa diulang.

Hidup sekali kok repot. Nikmati, syukuri, dan jalani dengan gembira di hati. Boleh sedih dan menangis, tapi sebentar saja. Boleh lelah dan berbeban, tapi tidak perlu lama-lama. Boleh teriak marah, tapi jangan sampai dendam dan putus asa. Bukankah selama ini ada tangan ajaib yang meringankan, menolong, dan menghibur? Hanya mereka yang beriman itu bisa melihat dan merasakan.

Hidup ini memang tidak semudah membalikan tangan. Tapi selama kita mau berjuang, selalu ada jalan dan kesempatan. Pintu rezeki selalu terbuka lebar. Solusi kadang datang di waktu yang tepat. Perbanyak bersyukur dan kurangi mengeluh, pasti hidup terasa lebih membahagiakan. Prinsipnya sederhana, rezeki itu akan selalu datang saat kita ikhlas menebar kebaikan.

Tetaplah tenang, karena bukan kita sendiri yang mengalami. Semua pernah gagal, salah, jatuh, berbeban berat, dan semua pernah mempunyai masalah dan persoalan. “Never give up.” Yakinlah, bila kita tekun perjuangan, hasil terbaik Tuhan sediakan.

Deo gratias.

Rm RP Rio, Scj