Fakta dan Misteri Angin

Mosaik Serpihan Kelana -6
Pemburu Jejak Angin
Simply da Flores



Menghitung Desah Nafas

Aneh…
Lucu…
Menggelitik dan menggugat tanya
Untuk apa menghitung nafas
Mengapa harus habiskan waktu menghiting nafas
Bukankah nafas itu biasa dan biasa saja
Adakah manfaat menghitung desah nafas
Mungkin hanya bagi yang kurang kegiatan
Mungkin juga bagi yang kurang waras dan berhalusinasi
Mungkin juga bagi pertapa dan pencari kesaktian
Entah…
manusia hidup, ya pasti bernafas

Ada yang mengajak mengolah nafas
Katanya ada banyak manfaat bagi kesehatan
Katanya berguna bagi kesegaran jiwa raga
“Siapkan waktu dan kesempatan hening
Tutup mata, rileks dan konsentrasi
Tarik nafas empat hitungan
Tahan nafas juga empat hitungan
Hembuskan nafas empat hitungan
Diam hening empat hitungan”
Bisa dilakukan kapan saja dan berapa lama
Manfaatnya akan dikisahkan dari pengalaman melakukan
Bukan dari kata cerita dan debat


Kita Anak-anak Angin

Aku, engkau, dia
kita semua yang hidup
adalah anak-anak angin
Tanpa udara bagi alat pernafasan
kita pasti mati dan punah
Tanpa angin yang menyusui jiwa raga
tak ada sejarah kehadiran kita di dunia
Konon…
setelah tercipta dari debu tanah
bentuk raga kita ditiupkan udara
Maka
jadilah manusia pertama dan hidup
Sejak saat itu tertulis dan terlukis
kisah cerita kita manusia di dunia

Kita adalah anak-anak angin
Orangtua kita adalah angin
Kita datang dari angin
Kita hidup dalam angin
Kita mati pun kembali pada angin
Lalu,
Apa dan siapakah Sang Maha Angin itu
Aku coba menghitung jejak kelana angin
jumlahnya bukan dalam angka dan simbol
Tetapi…
jumlahnya sebanyak bintang di langit
dan banyaknya pasir di pantai samudra
Adakah waktumu untuk menyadari angin dan desah nafas