Pesan Sederhana

“Don’t compare yourself with others.” -Rio, Scj.

Ada pesan sederhana dari Ibu saya, sudah lama, tapi tetap tersimpan. Kalau melihat buah busuk di atas pohon jangan dipetik, karena nanti akan jatuh sendiri. Begitu pula saat ketemu orang busuk hatinya, jangan dibalas, apalagi dipikirin, karena mereka akan jatuh dengan sendirinya.

Kadang kita ‘baper’ mendengar komentar orang. Dipikirin, dirasain terus nyinyiran orang lain. Padahal orang yang dipikirkan itu nyantai saja. Kelakuannya juga tidak berubah, meski kita mikirin sampai bersimbah darah. Daripada baperan, dan kepala pusing tujuh keliling, mendingan kita healing.

Tiga pesan sederhana yang tidak membuat kita jadi baperan.

  • Pertama: “Let it go,” tidak usah pusing, biarkan dan maafkan saja. Maafkan saja toh itu bukan untuk mereka, melainkan untuk kebaikan kita. Nyatanya hidup ini Tuhan yang menentukan, kita yang menjalani, dan orang lain yang sibuk mengkomentari.
  • Kedua: “Don’t compare yourself with others.” Tidak perlu membanding-bandingkan – “Ojo di banding-bandingke.” Setiap dari kita ini unik, mempunya kelebihan, dan kekurangan. Tak ada manusia yang sempurna. Lebih baik disyukuri kelebihan, talenta, dan hal positif. Perbaiki kekurangan kita agar terbuka peluang besar pada kebaikan.
  • Ketiga: “Stay calm,” tidak usah panik, tidak perlu menyalahkan dan mencari kesalahan. Karena pemenang itu selalu mencari dan mengambil setiap peluang serta kesempatan, sedang pecundang itu mencari kesalahan dan menyalahkan.

Deo gratias.

Rm RP Rio, Scj