Paper

“Past is a waste paper, present is a news paper, future is a question paper. Read and write carefully, otherwise your life will tissue paper.” -Rio, Scj.
Sambil menikmati hangatnya kopi pagi dalam cuaca yang lumayan dingin ini, selembar tisu berguling tertiup angin. Tidak melawan, ikut saja. Tidak ada suara, diam, dan terus berguling terbawa angin. Hidup juga kadang seperti itu. Kita sudah berjuang, tapi tetap ada tantangan. Sudah diam tidak melawan, selalu saja ada orang yang merendahkan, bahkan jadi pembicaraan.
Tetaplah tenang dan ingat kalimat sederhana ini, agar lembaran hidup kita jadi kisah penuh warna dan jadi berkat.
“Past is a waste paper.”
Semua orang itu mempunyai masa lalu, tapi tidak semua masa lalu itu diceritakan, cukup dirasakan dan diperbaiki dalam tobat dan penyesalan. Agar masa lalu itu tidak jadi kertas yang terbuang.
“Present is a new paper.” Tidak semua hari itu baik, tapi selalu ada hal baik setiap harinya. Saat sekarang adalah saat yang tepat membungkam setiap penilaian dan omongan dengan tindakan baik. Saat sekarang adalah kesadaran menuliskan kisah kehidupan yang baik dalam balutan kasih, iman, dan pengharapan.
“Future is a question paper,” selalu ada pertanyaan dalam hidup, ketidakpastian dan kejelasan dalam hidup. Berhentilah merasa khawatir dalam sejuta pertanyaan, tapi jadikan masa depan itu sebagai peluang untuk bertumbuh, berkembang, dan bermakna.
“Read and write carefully,” bijaksanalah dalam hidup. Membaca dan menulis dengan kehati-hatian dan kebijaksanaan. Karena satu kesalahan pilihan dan keputusan itu membuat hidup jadi berantakan. Satu pilihan yang menentukan, dan satu keputusan yang membawa perubahan.
“Otherwise your life will tissue paper,” jangan sia-siakan setiap lembar kehidupan. Karena selebihnya ibarat tisu yang terbuang.
Deo gratias.
Rm RP Rio, Scj
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.