Kasih Sejati Tidak Pernah Berhenti Mencari

“Mereka yang mencari-Nya di tengah kegelapan dengan hati yang menyala oleh kasih akan menemukan Kristus yang bangkit memanggil mereka satu per satu.”

Allah yang Maha Rahim, pada pesta Santa Maria Magdalena ini, Engkau mengajarkan kepadaku, bahwa kasih sejati tidak pernah berhenti mencari. Saat hari masih gelap, Maria datang ke makam Yesus. Seperti mempelai dalam Kidung Agung, ia mencari Dia yang dikasihi jiwanya. Ketika makam itu kosong, ia tidak langsung pergi. Ia tetap tinggal. Ia menangis. Ia menanti. Justru, karena ia bertahan dalam kasih, bukan menyerah dalam kecewa, ia jadi orang pertama yang mendengar suara Yesus yang bangkit memanggil namanya, “Maria!”

Dalam sekejap, air mata berubah jadi sukacita. Kematian dikalahkan oleh kehidupan. Wanita yang dahulu dipulihkan oleh belas kasih-Mu, kini diutus jadi pewarta pertama Kebangkitan. Ia tidak lagi mencari Yesus dalam kenangan masa lalu, tapi berjumpa dengan Tuhan yang hidup dan berseru penuh sukacita, “Aku telah melihat Tuhan!”

Bapa, berilah aku hati seperti Santa Maria Magdalena. Saat doaku terasa belum dijawab, ajarlah aku tetap tinggal bersama-Mu. Saat hidup terasa kosong, mampukan aku terus mencari-Mu dan tidak menyerah. Biarlah jiwaku lebih haus akan hadirat-Mu daripada segala kenyamanan dunia. Bukalah telingaku agar mampu mengenali suara-Mu yang memanggil namaku, sebab Engkau mengenalku lebih dalam daripada aku mengenal diriku sendiri.

Semoga kasih yang lahir di kaki salib dan disempurnakan di depan makam yang kosong juga bertumbuh dalam hidupku. Jadikanlah aku saksi yang membawa harapan Kebangkitan kepada setiap orang yang masih berjalan dalam kegelapan.

Yesus, panggillah aku dan utuslah aku untuk mewartakan belas kasih-Mu kepada dunia.
Yesus, Engkaulah andalanku. Amin.

HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)