| Red-Joss.com | Orang yang menyamar itu memiliki banyak alasan. Polisi menyamar untuk mengungkap curanmor. Anggota KPK menyamar untuk tangkap tangan koruptor kelas kakap. Ada pula wartawan yang menyamar untuk memperoleh berita akurat dari sumber yang valid dan terpercaya. Lalu, untuk apa kau menyamar?
Jika kita senang menyamar, pura-pura, atau berkamuflase itu dengan maksud dan tujuan tertentu. Tapi tidak demikian dengan Yesus. IA tersamar dalam kesahajaan-Nya. IA bisa muncul sebagai pribadi yang murah hati, miskin, hina, papa, atau bahkan orang yang terpinggirkan. Tapi, apakah kita peka dan melihat di balik mereka itu tersembunyi pribadi Yesus?
Kepekaan dan pepedulian itu yang semestinya diasah di setiap hati ini agar kita semakin peka dan cepat tanggap. Kita tidak harus malu, jika memohon rahmat itu kepada Allah agar kita dimampukan melihat wajah Yesus yang tersamar pada mereka itu.
Caranya sederhana, bahkan amat sederhana, tapi yang sangat sulit adalah untuk menjalaninya. Karena kita dituntut untuk miliki semangat kerendahan hati dalam mengasihi sesama. Kita melakukan semua itu demi Yesus.
Ya, semua itu demi Yesus! Tidak untuk pribadi atau golongan kita. Tapi untuk memuji dan memuliakan nama-Nya.
Coba dibaca, direnungkan, lalu terapkan dalam perilaku keseharian kita.
“Sesungguhnya, ketika memberi pertolongan pada siapa pun yang membutuhkan, bahkan orang yang paling hina itu, kita melakukannya untuk Tuhan” (Mat 25: 40)
Sesungguhnya, kita menghadirkan wajah Yesus itu tidak harus menjadi kaya terlebih dulu. Kita menolong orang dengan yang dipunyai.
Karena kita peduli untuk berempati, berbela rasa, dan berbagi pada sesama itu dengan senyuman, sapaan ramah, tenaga, pikiran, dan juga lewat doa-doa yang kita panjatkan kepada Allah.
Kita memberi mereka yang haus itu dengan segelas air, yang lapar dengan sepiring nasi, memberi baju bagi yang telanjang, atau melawati mereka yang sakit.
Memberi itu untuk tidak diingat, tapi dilupakan. Memberi yang datang dari hati yang tulus ikhlas.
Pribadi yang tulus ikhlas adalah semangat pengorbanan Yesus yang disalib untuk menebus dosa-dosa kita.
…
Mas Redjo

