| Red-Joss.com | Dari pengalaman doa: pusatkan hidup ini pada Yesus. Dia berdiri memandang dan mengajari kita untuk tetap bangkit, meskipun kita merasa tidak layak dan tidak pantas.
Yang didapatkan setelah berdoa: Mata berseri dan jiwa bergembira, karena Tuhan dekat dan menyapa kita. Dengan pengalaman ini, kita merayakan hidup kita sembari menikmati berkat-berkat dari Tuhan. Kita sungguh dipanggil untuk hidup kudus, tak bercela, dan tak bercacat di hadapan-Nya. Hal itu alasan utama agar kita beruka cita.
Dari pengalaman hidup dua hari ini: hidup itu, jika dirasakan bergerak secara perlahan. Tapi putaran detik jam bergerak cepat sekali. Hanya saja, detakan jantung bergerak antara cepat dan lambat. Sebab agar kita rasakan dan sadari.
“So, life is now when you know who you are.”
Dari Pengalaman orang lain: Kejadian mengharukan hari ini, yaitu ada satu orang bercerita dan bertobat untuk kembali kepada Tuhan, sang pemilik hidup. Benar ungkapan ini, “awal kebijaksanaan adalah mendengarkan dan awal kesuksesan adalah melakukannya.”
Undanganku untuk sahabat semua: Selalu bersih di hadapan Tuhan. Jangan biarkan yang jahat hidup dalam diri kita. Tolak dengan tegas pengaruh roh-roh jahat. Karena kita percaya pada Yesus berkuasa untuk mengusir roh-roh jahat itu.
Yang kita rasakan: saat kita dibebani banyak persoalan berat:
- Sadar, bahwa kita lemah dan terbatas.
- Sadar, bahwa kita membutuhkan pertolongan.
- Hadir dalam doa dan mendengarkan sabda-Nya, “Marilah, datanglah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat.” God is my healer.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

