Mrk. 10: 46-52
“Setiap saat kita memohon kepada Tuhan untuk apa pun yang kita rindukan, Ia tidak hanya mendengarkan, tapi pasti juga akan mengabulkannya sesuai dengan kehendak dan waktunya. Doa yang terus menerus dimohon penuh iman akan mampu membuatmu sabar menantikan saat pengabulannya.”
…
Pada Minggu biasa XXX ini, kita belajar dari Bartimeus yang buta itu untuk menggunakan kekuatan mendengarkan. Walaupun ia tidak melihat, ia berseru memohon kesembuhan dari Yesus. Dikisahkan: “Ketika didengarnya, bahwa yang datang itu Yesus, orang Nazaret, mulailah ia berseru: “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!” Banyak orang menegornya, supaya ia diam. Namun ia semakin keras berseru: “Anak Daud, kasihanilah aku!” (ayat 47-48)
Karena itu, pelajaran penting bagi kita adalah:
1) Percaya, bahwa Yesus mampu melakukan dan memberikan yang kita minta sesuai dengan kehendak dan waktu-Nya;
2) Jangan pernah lelah, bosan atau ragu, ketika memohon kepada-Nya. Walaupun semuanya serba tidak mungkin dan membutuhkan waktu yang lama;
3) Cara terbaik menanti waktu pertolongan Tuhan adalah berdoa dengan penuh iman dan harapan.
Akhirnya, bila Tuhan telah membuat Bartimeus, si buta itu dapat melihat, maka Ia pasti akan menolong kita dalam setiap kesulitan yang dialami, asalkan tetap percaya dan berharap pada-Nya dengan penuh iman.
…

Monsignor RD Inno Ngutra


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.