“Ketika ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira” (Luk 15: 5).
…
Yesus menyampaikan perumpamaan tentang seorang gembala yang memiliki seratus ekor domba. Ketika satu ekor domba tersesat, gembala itu meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor lainnya di padang gurun dan mencari domba yang hilang sampai ia menemukannya. Ketika ditemukannya, gembala itu mengangkatnya dengan penuh sukacita dan membawanya kembali ke rumah. Kemudian, dia memanggil sahabat dan tetangganya untuk bersukacita bersama, karena domba yang hilang itu telah ditemukan.
Demikian juga Yesus, Sang Gembala Agung, tidak pernah menyerah untuk mencari, ketika kita tersesat. Kita semua berharga di mata-Nya. Dalam kehidupan sehari-hari, mungkin kita tersesat atau merasa tidak berharga, tapi Tuhan selalu berusaha untuk membawa kita kembali ke jalan yang benar dan bersukacita bersama-Nya.
Sebagai pengikut Yesus, kita juga dipanggil untuk membawa kasih yang sama kepada orang-orang di sekitar kita, terutama mereka yang tersesat dan terpinggirkan. Oleh karena itu, mari kita memohon rahmat Roh Kudus setiap hari, agar kita dapat mengasihi Allah dan sesama dengan hati yang tulus dan murni.
…
Sr. M. Karinna, P. Karm
Kamis 07 Nov 2024
Flp 3: 3-8 Mzm 105: 2-7 Luk 15: 1-10
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
http://www.renunganpkarmcse.com

