Ajari mereka jadi wanita-wanita yang hebat. Benar, mereka itu adalah wanita-wanita hebat, meskipun sering ada tangis dan air mata.
Dampingi mereka supaya tetap jadi wanita-wanita yang hebat. Benar, mereka itu adalah wanita-wanita hebat, meskipun harus berjuang melawan kesepian dan kesunyian.
Doakan mereka supaya selalu jadi wanita-wanita yang hebat. Benar, mereka adalah wanita-wanita hebat, sebab di rantau mereka itu tetap rindu pada gurunya, yaitu Tuhan Yesus. Mereka telah belajar dari pengorbanan Gurunya. Pengorbanan itu sebagai bukti dari kasih yang total dan tidak terbantahkan! Mengasihi ikhlas hati.
Wanita-wanita hebat itu ada di setiap keluarga. Sekarang pertanyaan, “Adakah pria-pria yang hebat? Adakah anak-anak yang hebat?”
Untuk jadi hebat, syaratnya adalah “Jangan mudah marah” (Efesus 4: 26; Mazmur 37: 8; Roma 15: 7 dan Yakobus 1:19), tapi sabar!
Rm. Petrus Santoso SCJ

