Oleh : Rio Scj.
“You may delay, but time will not.” Rio, Scj.
[Red-Joss.com] Tunda, tunda, dan ditunda lagi itu membuat kita jadi bete dan jengkel. Itulah reaksi kebanyakan penumpang pesawat terbang.
Begitu pula kita yang senang menunda dan menunda lagi. Karena ‘deadline’nya masih lama, pekerjaan itu terlalu penting, dan banyak alasan lainnya.
Sesekali hal itu tidak terasa, tapi, jika dibiasakan tentu jadi masalah. Menunda itu menambah pekerjaan untuk esok hari. Menunda itu hanya menambah masalah baru. Kita melewatkan banyak kesempatan dan anugerah berharga dalam hidup ini.
“Act now without delay,” lakukanlah sekarang dan jangan ditunda. Lakukan yang bisa kita lakukan dengan segera. Ketika menunda, sebetulnya kita meremehkan hal itu. Kita bisa menunda dan menunggu, tapi waktu tidak pernah menunggu kita. Sehingga kita yang rugi waktu dan kesempatan.
Tantangan adalah peluang. Ketika kita merasa tidak nyaman, karena banyak hal atau pekerjaan yang harus diselesaikan berarti kita sedang bertumbuh. Hal ini yang seharusnya disyukuri, dan terima kasih pada Tuhan.
Banyak masalah, kesibukan, dan tantangan itu adalah tanda, bahwa kita sedang dipersiapkan Tuhan untuk menjadi orang yang akan diberi tanggung jawab besar.
“God has a plan,” Tuhan punya rencana. Jika Tuhan tidak pernah menunda, kita pun dipanggil untuk tidak menunda. Tuhan ingin kita siap sedia. Tuhan ingin agar kita banyak berbuat, berdoa, dan banyak berbagi. Janji setia Tuhan jelas. Ia menyertai kita, memberkati, dan melimpahkan banyak karunia.
Deo gratias.
Edo/Rio, Scj

