Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Fratelli Tutti”
(Ensiklik ketiga Paus Fransiskus)
…
| Red-Joss.com | Bertolak dari ensiklik ‘Fratelli Tutti’, yang bermakna, ‘Saudara sekalian’, adalah ensiklik ketiga Paus Fransiskus yang berintikan persaudaraan dan persahabatan sosial. Intinya, mau mengajak semua orang untuk peduli pada sesama yang berada di sekitar kita.
Tulisan ini terinspirasi oleh sebuah kolom Internasional harian Kompas, Rabu, 25/10/2023, “Misi Gereja Indonesia untuk Dunia.”
Di dalamnya, dikisahkan pengalaman misionaris dari dua orang biarawan, Pastor Florianus Jaling, SVD yang bermisi di Paroki Misa, Portalegre, Portugal dan Pastor Paulus Suparmono, CM yang bermisi di Honiara, Kepulauan Salomon. Juga, seorang biarawati, Sr. Raynelda Marianna Saragih, FCJM yang bermisi di kota Lilongwe, Malawi.
Dari kenyataan ini, banyak warga asing yang bertanya kepada Pastor Florianus Jaling, SVD yang menyatakan keheranan, karena Indonesia yang dikenal sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, justru mengirim Pastor ke Eropa.
Dari pengalaman dua orang Pastor dan seorang biarawati ini, lewat berbagai karya, mereka tidak berperan sebagai rohaniwan-rohaniwati semata. Karena mereka juga turut menjadi duta bangsa yang memperkenalkan wajah Indonesia yang beragam, toleran, dan inklusif.
Pastor Paulus Suparmono, CM mengatakan, “Ini yang secara nyata menempa misionaris dari Indonesia untuk mudah masuk, menerima, dan diterima oleh orang-orang tempat kita bermisi. Secara teologis, saya berani menyatakan, bahwa Bhineka Tunggal Ika itu jejak kaki Roh Kudus dalam budaya Nusantara.”
Dengan peran itu, para misionaris merupakan mitra strategis dalam misi diplomasi Indonesia.
“Oleh karena itu, KBRI Kenya, juga selalu melibatkan para biarawan-biarawati itu dalam berbagai kegiatan di KBRI. Mereka tidak hanya berhikmat secara agama, tetapi juga secara tidak langsung berkarya untuk bangsa,” demikian Mohamad Hery Saripudin, Dubes Indonesia untuk Kenya.
Kita selayaknya mengacungkan jempol untuk para misionaris kita di mana pun mereka diutus.
Semoga wajah Gereja Indonesia kian menampakan keunikannya, sebagai bangsa yang multikultural, sekaligus ber-Bhineka Tunggal Ika.
Kita, seratus persen Katolik, dan seratus persen Indonesia!
…
Kediri, 25 Oktober 2023

