Apa kata-kata pertama yang hendak kuucapkan?
- “Bunda, inilah anakmu.”
Apa kata-kata kedua yang hendak kuucapkan?
- “Terima kasih Bunda Maria.”
Apa kata-kata ketiga yang hendak kuucapkan?
- “Aku selalu bahagia bersamamu, Bunda Maria.”
Apa kata-kata keempat yang hendak kuucapkan?
- “Aku akan selalu memohon doa melalui perantaraanmu.”
Apa kata-kata kelima yang hendak kuucapkan?
- “Aku akan rajin berdoa Rosario seperti yang telah engkau sampaikan lewat penampakan-penampakanmu.”
Apa kata-kata keenam yang hendak kuucapkan?
- “Aku amat terpesona dengan kesetiaan dan kesucianmu.”
Apa kata-kata ketujuh yang hendak kuucapkan?
- “Kuteruskan doaku untuk para sahabatku, di mana saja mereka berada dengan doa Salam Maria.
Apa kata-kata yang hendak para sahabat ucapkan untuk Bunda Maria hari ini?
Bunda Maria yang berada di hadapanmu, doa yang sederhan pun jadi sangat indah. Sebab, ketika aku mempunyai waktu untuk berdoa, berarti aku ingat akan Tuhan Yesus, Puteramu.
Ingatlah aku, ya Bunda Maria …
- Kadang aku berada di depanmu untuk memohon doa.
- Kadang aku berada di sampingmu ikut berjalan bersamamu.
- Kadang aku ada di belakangmu dan terus mengikutimu.
- Tapi aku tidak pernah berada di depanmu mendahuluimu dan tanpa meminta restu dahulu darimu.
Selamanya aku jadi anakmu, seperti Puteramu, Tuhan Yesus.
Rm. Petrus Santoso SCJ

