Luk 16: 19-31
“Ingatlah, jika Tuhan menganugerahkan kepadamu, harta kekayaan dan uang lebih daripada orang lain, maka sesungguhnya Tuhan ingin agar engkau jadi saluran berkat bagi sesamamu di dunia. Susunlah harta dan kekayaanmu sebagai anak tangga menggapai surga.”
Sejatinya yang dilakukan dengan harta kekayaan di dunia ini selalu berdampak pada yang kita terima di akhirat nanti seperti yang terungkap dalam Injil hari ini: “Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita” (ayat 25).
Pelajaran penting bagi kita adalah:
1) Sadarlah, bahwa yang dimiliki di dunia ini adalah anugrah Tuhan bagi kita, baik lewat pemberitaan atau hasil usaha;
2) Ingatlah, bahwa di sekitar kita masih banyak orang miskin, papa, dan hidup dalam kesulitan;
3) Kehadiran orang miskin dan menderita adalah undangan bagi kita untuk berbuat baik;
4) Gunakan sisa waktu hidup di dunia ini untuk berbuat baik dan berbagi kepada sesama, karena hidup setelah kematian tidak memungkinkan lagi bagimu untuk melakukannya.
Akhirnya jangan bertanya, mengapa orang lain miskin dan serba kekurangan, karena sesungguhnya kehadiran mereka adalah undangan bagimu untuk berbuat baik.
Monsignor RD Inno Ngutra

