Frasa “uang hilang janji sehidup sesurga pun hilang” menyiratkan, bahwa uang atau materi adalah fondasi penting dalam relasi suami-istri, sehingga, ketika uang hilang, janji dan ikatan kuat sekalipun bisa goyah, bahkan hilang.
Frasa ini pengingat betapa seringnya (fakta), bahwa masalah finansial itu dapat merapuhkan kualitas relasi suci dan abadi antara suami istri, bahkan dengan Tuhan, jika kadar iman dan harapan itu melemah. Seharusnya tidak, tapi Gereja sadar, bahwa kaki orang beriman itu tetap menginjak bumi.
Beruntung, dalam Gereja Katolik ada PSE (Pengembangan Sosial Ekonomi), sebagai ‘Magnus Longa Dei’ (Uluran Tangan Tuhan) bagi umat yg sedang me-Lazarus. PSE adalah wujud nyata Uluran Tangan Tuhan agar Lazarus-lazarus itu tidak sampai hilang iman dan harapan (pelita) di sepanjang lorong hidup mereka yang gelap. Andaikan tiap lingkungan ada 5 Lazarus, artinya PSE telah ikut memulihkan iman 440 umat dari 88 lingkungan yang dilayani.
Apresiasi yang dalam untuk para pengurus PSE dari Pusat sampai Lingkungan.
Altar dan umatmu adalah para Lazarus. Bertekunlah!
Salam sehat.
Jlitheng

