Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
| Red-Joss.com | Tidak jarang, bahkan mungkin cukup sering, kita orang dewasa meremehkan ocehan atau pun reaksi spontan anak kecil. Misalnya, saat si kecil merengek meminta kita untuk melihat mainan barunya. Saat mereka mengoceh dengan keluhan yang tidak jelas. Atau pun merengek minta ikut pergi bersama orangtua. Biasanya, si kecil itu dilarang, dibentak, dipelototi, atau dibohongi. Bahwa, jika si kecil ikut, nanti di sana bakal bertemu setan berekor panjang. Si kecil ditakut-takuti.
Masih ingat dan sadarkah kita, akan makna ucapan Sang Guru Agung?
“Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga.”
Apa makna tuturan Sang Guru Agung kita? Biarkan, kata Sang Guru. Artinya, jangan mengusik atau melarang. Karena, mereka itu si pemilik Kerajaan Surga.
Rupanya, Sang Guru memaknakan, bahwa para anak kecil itu sungguh jujur, tulus, murni, dan bersih niat hati mereka.
Di sisi lain, Sang Guru juga pernah berujar, “Berbahagialah orang yang berjiwa miskin, karena mereka yang empunya Kerajaan Surga.”
Rupanya, anak-anak itu simbol pribadi-pribadi yang berjiwa miskin. Karena mereka menggantungkan seluruh dirinya kepada kuasa dan kehendak orang dewasa. Anak kecil itu tidak memiliki apa pun, maka mereka pun bebas dari kebohongan dan kemunafikan.
Tuhan juga telah menjanjikan Surga atau kebahagiaan kekal kepada orang-orang yang berjiwa miskin layaknya seorang anak kecil.
Faktanya, orangtua atau para guru sering kali menganggap remeh pada kemampuan anak-anak. Mereka kurang peduli saat anak berkisah tentang permainannya. Merasa sangat terganggu, saat anak menunjukan nilai matematikanya dari sekolah. Padahal, di saat itu si anak dengan polos tulus mau mengekspresikan jati dirinya. Kasihan si kecil, karena sering tidak memperoleh perhatian dari para ortu pun guru.
Akibatnya, si anak merasa terkucil dan terbuang. Sehingga dia akan bersikap diam atau menyendiri. Jika suatu saat, ternyata dia sangat betah di rumah tetangga, itu pun sebuah isyarat, bahwa si kecil telah melarikan diri dari rumahnya. Dari sisi ortunya.
Semoga kita selaku orangtua atau guru, segera merangkul dan peduli kepada si kecil. Untuk kembali merebut hati kecil mereka.
…
Kediri, 18ย Septemberย 2023

