Oleh : Rio, Scj.
“Every pain has a purpose.” Rio, Scj.
| Red-Joss.com | Hidup ini tidak pernah lepas dari ujian, cobaan, tantangan, kegagalan, dan keterpurukan. “Every pain has a purpose.” Tuhan punya tujuan, sehingga Ia izinkan cobaan, tantangan, kegagalan dan penderitaan itu terjadi dalam hidup kita.
Ketika hidup ini di hadapkan dengan ujian demi ujian, hinaan demi hinaan, dan kegagalan demi kegagalan, apa yang akan kita lakukan? Apakah kita membiarkan masa sulit itu membunuh harapan? Apakah kita membiarkan situasi itu melemahkan kita? Membuat kita terjatuh, dan rapuh? Membuat kita ragu dan lumpuh? Atau sebaliknya, membuat kita bangkit dan berjuang untuk menjadi pemenang?
Kita tidak harus takut mengambil pilihan dan keputusan. Keputusan untuk terus berjalan meski cacian, komentar dan hinaan itu datang. Keputusan untuk bangkit dan belajar mencari hikmah dari setiap kegagalan dan kesalahan. Keputusan untuk menghadapi, bukan lari dan menghindar. Karena satu pilihan itu membawa perubahan dan satu keputusan itu menentukan masa depan.
Tapi ada kalanya kita perlu berhenti untuk berefleksi. Kita bersikap tenang untuk mencari jalan ke luar. Kita bersabar untuk sebuah makna hidup dan mencari kehendak Tuhan. Bahkan ada kalanya kita perlu belajar agar tidak jatuh pada kesalahan dan kegagalan yang sama. Karena: “Hidup yang tidak direfleksikan itu tak pantas untuk dihidupi.”
Selalu ingat, bahwa akan ada orang yang tidak suka, berkomentar, atau ada orang yang selalu ragu dan tidak percayai kita. Tapi tetap fokus untuk berusaha, berjuang, berkarya, dan bertekun doa. Kita tidak perlu baper atau pusing dengan omongan, komentar, dan kritikan orang. Jika kita benar, kita lakukan dan kembangkan. Jika itu baik, kita jalankan. Percaya dan yaknilah Tuhan akan menguatkan dan dampingi kita untuk menjadi pribadi yang sabar, tabah, dan tangguh.
Sesungguhnya, kita tidak mungkin bisa menyenangkan semua orang. Tapi kita bisa menghargai diri sendiri untuk mengembangkan talenta agar hidup kita berguna bagi sesama. Sekaligus hal itu untuk menyenangkan hati Tuhan.
Deo gratias.
Edo/Rio, Scj.

