“Ketimbang menanyakan hak kita, lebih bijak kita mengedepankan kewajiban dan tanggung jawab diri sendiri terlebih dulu.” -Mas Redjo
…
“Hidup ikhlas itu tanpa beban.”
Nasihat Guru Bijak itu terpatri di hati ini agar saya belajar untuk mendahulukan dan memahami kepentingan orang lain. Terbukti, cara itu sangat ampuh untuk mengendalikan diri agar kita rendah hati.
Guru Bijak menegaskan peristiwa kisah kasih Allah mewujud nyata pada orang bersahaja yang hidup keluarganya dinafasi dengan doa.
Pengalaman nyata itu dialami oleh keluarga AA yang membiasakan diri untuk mengawali dan mengakhiri hari dengan berdoa bersama yang dibangun sejak anak kecil, sehingga tradisi itu mengakar kuat di hati anggota keluarga.
Suatu malam, ketika menuju rumah, Pak AA kecelakaan motor. Sehingga dibawa ke RS. Sedang di rumah, seusai anak-anak berdoa, Bu AA muncul di pintu rumah.
“Ibu dari mana …? Kok ndak bareng Bapak?!”
“Maksudmu…?!”
“Ya, kami barusan berdoa bareng Bapak.“
Bu AA diam dan terperangah. Ia mengamati anaknya satu persatu. Mereka jujur. Seketika itu kuduknya merinding. Ia tadi menemani suaminya yang jatuh dari motor, karena pikirannya tiba-tiba kosong. Meski luka tidak parah, suaminya harus diopname untuk istirahat dan cek kesehatan di RS.
“Siapa yang muncul dan menemani anak-anakku untuk berdoa?”
Menurut Guru Bijak, Pak AA yang seperti muncul di rumah dan berdoa bersama anak-anaknya itu mencerminkan pribadi Pak AA yang sumarah kekasih Allah.
Pak AA sadar sesadarnya dengan kewajiban dan tanggung jawabnya pada Allah, serta memaknainya lewat tugas pelayanannya bekerja di ladang Tuhan.
Dari Pak AA, saya belajar, jika ingin sukses dalam bekerja, kita jangan menuntut hak-hak kita terlebih dulu. Tapi mendulukan kewajiban dan tanggung jawab sebagai pekerja agar kita makin terampil, teruji, dan mandiri.
Begitu pula dalam menjalani hidup ini, kita dituntut rendah hati, tanpa beban, dan ikhlas. Karena sejatinya, hidup ini adalah ungkapan puji dan syukur kepada Allah sebagai nilai pertanggung-jawaban kita atas anugerah-Nya.
Salam sumarah,
Mas Redjo

