Ketika hati terjaga oleh Allah, kegelapan gentar. Sebab terang-Nya bukan hanya menyingkapkan kejahatan, melainkan juga menyembuhkan, memulihkan, dan memerintah untuk selamanya.
Allah memanggil umat-Nya untuk terjaga: menangis, berpuasa, dan kembali kepada-Nya dengan segenap hati, sebelum hari Tuhan tiba.
Melalui nabi Yoel, Allah mengingatkan kami, bahwa saat untuk memilih adalah sekarang: memihak pada terang-Nya atau tetap berjalan dalam bayangan.
Allah tempat perlindungan bagi orang yang percaya, benteng yang kokoh di masa kesesakan, dan Ia tidak pernah meninggalkan orang yang mencari-Nya.
Dalam Injil hari ini, kami melihat Yesus, Putra-Nya menyingkap kuasa Ilahi-Nya: Ia mengusir roh jahat hanya dengan satu sabda: dengan jari Allah sendiri! Tapi hati yang dikeraskan oleh kesombongan menuduh-Nya bersekutu dengan setan, seakan-akan kegelapan bisa mengusir kegelapan. Namun kebenaran Tuhan, tetap teguh selama-lamanya: kerajaan yang terpecah tidak akan bertahan.
Hanya di dalam Kristus, kami menemukan kesatuan, kebebasan, dan damai.
Ya, Bapa, kami melihat betapa mudahnya kejahatan memecah belah: keluarga retak, persahabatan hancur, komunitas terluka oleh prasangka dan kebanggaan diri. Tapi Yesus datang untuk memulihkan: di mana kebencian memisahkan, Ia menabur pengampunan; di mana kebingungan berkuasa, Ia membawa kebenaran; dan di mana ketakutan menjerat, Ia memberi damai.
Tuhan Yesus, datanglah dan bersemayamlah dalam rumah hati kami. Jangan biarkan ada ruang kosong yang dapat dikuasai kejahatan kembali. Penuhi pikiran kami dengan sabda-Mu, hati kami dengan kerahiman-Mu, dan bibir kami dengan pujian. Jadikan hidup kami bait suci Roh Kudus: tempat bagi terang, doa, dan damai.
Kami percaya, ya, Bapa, tangan yang dulu menulis keadilan di atas pasir dan mengusir setan dengan sentuhan kasih masih bekerja di dalam kami. Berilah kami keberanian untuk membedakan dan melawan tipu daya si jahat, bukan dengan ketakutan, melainkan dengan kuasa nama Yesus Kristus.
Sebab Dialah Tuhan, Penebus, dan Raja kami, yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

