“Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus” (Yoh 21: 4).
Ini bukan kali pertama Yesus menampakkan diri kepada para murid setelah kebangkitan-Nya. Meskipun begitu dekat, para murid itu tetap tidak mengenal-Nya: “murid-murid itu tidak tahu bahwa itu adalah Yesus.” Mereka sedang letih, kecewa, dan mungkin merasa gagal, setelah semalaman berjuang tanpa hasil. Dalam keadaan seperti itu, mata rohani mereka seakan tertutup, padahal Tuhan begitu dekat dengan mereka, tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja” (ay. 8).
Sering kali kita mengalami hal serupa. Dalam kelelahan, tekanan, kebingungan, atau pencobaan hidup, kita sulit menyadari kehadiran Tuhan. Kita berpikir Dia berada jauh di tengah lautan lepas, padahal sesungguhnya Ia sedang berada di pantai dekat dengan kita, menunggu kita untuk menyadari kehadiran-Nya. Yesus selalu hadir untuk menolong, menguatkan, dan membimbing kita.
Sabda Tuhan mengajak kita untuk memperlambat langkah, berhenti sejenak, dan menengok kembali peristiwa sehari-hari. Barangkali Tuhan telah hadir di sana, di dalam setiap orang yang kita temui, dalam pekerjaan, dan bahkan dalam setiap tarikan nafas. Tuhan selalu dekat, meski sering kali kita tidak menyadarinya.
Sr. Malina Gabriella, P. Karm
Jumat, 10 April 2026
Kis 4: 1-12 Mzm 118: 1-2.4.22-27 Yoh 21: 1-14
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

