Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
…
“Bila Anda dengan tulus serta setia melakukan pelayananmu, maka Tuhan pun akan memandangimu dengan terharu.”
(Amanat Hidup Sejati)
…
Betapa luhur dan mulianya kehidupan di atas bumi ini, jika Anda dan saya dengan setia serta tulus tetap mau melakukan tugas pelayanan kemanusiaan.
Demikian sebuah pernyataan umum tentang suatu prinsip kebenaran abadi yang tercetus dari kedalaman nurani seorang manusia sejati.
Harapan
Mari ikuti dengan saksama kisah heroik dan inspiratif berikut ini!
Hiduplah seorang pria tua di Utara China yang bercita-cita luhur untuk memindahkan dua buah gunung.
Mengapa? Kedua buah gunung (Taihung dan Wangwu) itu secara turun temurun dianggapnya telah menghalangi sinar matahari untuk masuk ke dalam rumahnya dan menutup jalannya ke arah Selatan.
Dia beserta keluarganya telah bertekad dan bersepakat untuk memindahkan kedua gunung itu dengan cara menggalinya dari hari ke hari.
Pada suatu kesempatan, seorang tetangganya menggelengkan kepala dan berkomentar, “Betapa bodohnya orang itu. Mungkinkah dia bisa memindahkan kedua gunung raksasa itu?”
Namun pria tua itu dengan ramah dan sambil tetap tersenyum menimpali, “Ya, bila saya kelak akan meninggal, maka anak-anak saya akan meneruskan cita-cita saya ini. Ya betul, kedua gunung ini memang tinggi, tapi keduanya tidak akan pernah bertambah tinggi lagi, bukan. Sedangkan kekuatan kita manusia masih bisa bertambah. Maka, sedikit demi sedikit kami akan terus menggalinya sesuai tujuan kami. Prinsip kami, bahwa lebih baik melakukan sesuatu daripada hanya duduk dan mengeluh.”
Pria tua itu dengan tulus dan tekun terus menggalinya.
Menurut legenda, maka Tuhan pun akhirnya melihat ketulusan dan niat baik dari si pria tua itu.
Tuhan segera mengutus dua orang malaikat ke bumi. Mereka akhirnya mampu mengangkat dan memindahkan kedua gunung raksasa itu.
Willi Hoffsuemmer
(1500 Cerita Bermakna)
Hidup yang Bermakna
Sang arif bijaksana tidak jarang memotivasi manusia, agar di dalam hidup ini, kita perlu memiliki program hidup, perencanaan yang matang, bersikap konsisten, dan sikap rela untuk berkorban.
Hidup dan kehidupan ini akan berubah hanya karena hadirnya manusia yang mampu berpikir dan bertindak besar, berkreativitas tinggi, serta pribadi yang berintegritas.
Sungguh, betapa kita terperanjat dan mengagumi akan tekad yang tulus, pikiran yang cerdas, serta sikap yang konsisten dari si pria tua itu.
Ora et Labora
Sudah menjadi sebuah keyakinan umum, bahwa Tuhan akan menolong orang-orang yang mau melakukan suatu pekerjaan.
Prinsip secara rohani, ‘ora et labora,’ berdoa dan bekerja adalah sebuah idealisme yang perlu terus kita bangkitkan di dalam kesadaran nurani kita.
Teruslah bekerja dalam harapan dan ketulusan sejati, maka Tuhan akan terharu memandangi tekad tulusmu!
Suatu keajaiban hanya terjadi, justru setelah Anda telah sungguh-sungguh mempersembahkan diri dalam ketulusan dan kejujuran sejati.
“Jika Tuhan rela merestuinya, hal itu pun bermakna, bahwa betapa Anda telah mampu meluluhkan hati-Nya.”
“Jika Anda sungguh meyakininya, maka tidak ada hal yang mustahil!”
…
Kediri, 18 November 2024

