| Red-Joss.com | Tuhan, Engkau selalu hadir dan aku tidak pernah membiarkan waktu itu berlalu tanpa menyapa-Mu terlebih dahulu sebelum aku memulai aktivitas. Tercium aroma kehadiran-Mu dalam hidupku.
Sesungguhnya, pertumbuhan hidup rohani kita tergantung dari bagaimana kita merawatnya. Jika hal itu tidak pernah diperhatikan tentu hidup rohani kita tidak terawat dengan baik: tidak segar, layu, muncul hal-hal liar yang tidak terkendali, dan tampak kotor di sana-sini. Kita juga tidak lagi bisa membedakan di mana posisi kita yang sebenarnya. Ruwet!
Penting sekali untuk bisa melihat posisi di mana saat ini kita berada. Itulah yang disebut dengan kesadaran.
Sadar saat makan dan minum, nikmatkan? Sadar saat berjalan, indahkan? Sadar saat bernafas, segarkan? Sadar saat bekerja, bermaknakan? Dan sadar saat berdoa dan memuji Tuhan, bahagiakan?
Sesungguhnya, setial kesadaran yang kita lakukan itumemberikan rasa dan sensasi tertentu.
Berbeda dengan mereka yang hidup tanpa sadar diri, sehingga waktu ini berlalu tanpa arti. Yang ada pada mereka adalah keterkejutan tanpa ada rasa dan sensasinya. Padahal rasa dan sensasi itu amat penting. Karena untuk mengukur pertumbuhan rohani kita.
Bagi kita yang sadar diri dan pahami, tentu tahu posisi, keadaan, dan mampu merasakan setiap rasa dan sensasinya hidup ini yang sugguh terasa nikmat.
Hal itu sebenarnya yang dimaui oleh Tuhan Yesus. Kehadiran-Nya harus disambut dan dirasakan auranya. Contoh: saat mulai berdoa, kita merasakan aura kehadiran-Nya. Faktanya yang terjadi adalah, kendati berdoa, kita sering gagal fokus. Coba dilatih dan dilatih terus menerus. Arahkan, fokus, biasakan, dan didisiplinkan agar keheningan untuk berdoa itu menjadi kebutuhan. Jauhkan pula alat-alat komunikasi. Karena kita tengah membangun kedekatan dan intimasi dengan Tuhan.
Buka hati, pikiran, dan segenap indra kita untuk menikmati waktu kedekatan itu bersama Tuhan dengan cara, tempat, dan saat yang khusus.
Rasakan sensasi kehadiran-Nya! Ketika kita merasakan kehadiran-Nya dan bahagia, itu tanda hidup rohani kita terawat dan terpelihara dengan baik. Kedekatan dengan Tuhan ini harus dirawat, supaya memberikan aroma yang makin semerbak dan sensasinya kian menggetarkan jiwa..
Pengikut Tuhan Yesus yang taat dan setia itu memberi aura, aroma, rasa, dan sensasi baik yang membuat orang lain sungguh bahagia.
Kita harus menjadi muridnya Tuhan Yesus istimewa, karena Tuhan kita sungguh luar biasa!
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

