“God always be with you, and bless you.” – Rio, Scj.
…
Pandemi panjang dan resesi ekonomi dunia bagi banyak orang adalah tahun yang berat. Berat, karena PHK, semua serba virtual, dan harus jaga jarak. Berat, karena usaha makin sulit, omzet menurun, dan bisnis rugi. Semua serba berat. Tapi coba, tambahkan huruf K di tengah kata BERAT. Maka yang berat akan menjadi berkat.
Sesulit apa pun situasi kita saat ini. Seperti apa pun cobaan itu, sadari, bahwa selama kita masih hidup itu artinya Tuhan sayang, mencintai, dan mengasihi kita. Bersyukur dan berterima-kasihlah, karena tidak semua orang diberi kesempatan itu.
Setiap hari memang tidak selalu hal baik terjadi, tapi akan selalu ada kebaikan dalam setiap harinya. Saat kita dihadapkan pada kesulitan, bersyukurlah! Karena di situlah kita akan bertumbuh. Ketika kita merasa tidak mampu bersyukurlah, karena Tuhan memilih yang mau bukan yang mampu. Yang mau untuk mengandalkan Tuhan, yang mampu cenderung mengandalkan diri sendiri.
Saat masalah datang silih berganti, bersyukurlah! Karena itu yang akan membuat kita lebih dewasa. Ketika berbuat kesalahan, bersyukurlah! Karena itulah yang akan memberi kita pelajaran berharga. Bahkan, ketika kita gagal, bersyukurlah! Karena itu cara Tuhan mengajarkan hal luar biasa. Tuhan akan menjadikan yang imposible menjadi posible dan mujizat itu jadi nyata.
Jangan menunggu bahagia baru bersyukur, tapi bersyukurlah maka kita akan bahagia. Hidup ini indah asal kita bisa menghargainya. Yakini, Tuhan selalu menyertai, menguatkan, menolong, memberkati, dan mencukupkan hidup kita.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

