“Every saint has a past, every sinner has a future.”
| Red-Joss.com | Lebah tidak membuang-buang waktu hanya untuk meyakinkan lalat, mengapa madu itu lebih baik daripada kotoran. Hidup kita juga kadang seperti itu. Kita tidak usah pusing untuk membuat yakin dan senang semua orang. Jika ada orang yang menolak, mengejek, bahkan tidak suka, karena kebaikan dan impian yang kita kejar. Biarkan saja, kita tidak perlu mati-matian untuk meyakinkan mereka.
Sikapi 3 hal ini dengan bijaksana:
- Tidak semua badai akan menghancurkan, justru beberapa hal membersihkan jalan hidup yang kita lalui. Kadang tantangan, kesulitan, dan kegagalan yang kita hadapi itu justru mendewasakan dan ujian untuk naik tangga kesuksesan.
- Orang Kudus mempunyai masa lalu, orang berdosa mempunyai masa depan. Kita jangan terpenjara oleh masa lalu. Karena masa lalu itu sebuah pelajaran bukan hukuman. Stop menyesali dan menatapi masa lalu. Lebih bijak hal itu diterima, dimaknai dan kita belajar dari masa lalu. Karena masa lalu itu tidak akan bisa diubah, tapi bisa kita jadikan berkah.
- Maafkan dan ampuni orang yang berbuat salah. Karena kita juga sering berbuat salah. Memberi maaf dan memaafkan itu menyehatkan. Karena maaf itu bukan hanya untuk mereka yang bersalah, melainkan jauh lebih penting adalah untuk diri ini. Kita mempunyai hati yang luas untuk mengampuni, hati bebas untuk mengasihi, dan hati yang damai untuk menyambut semua orang.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

