Di atas gunung, wajah Tuhan berubah bercahaya dan Ia berbicara dengan Musa dan Elia. Respon ketiga murid ini menunjukkan kerendahhatian yang mendalam.
- 1. Mereka tidak berusaha mencuri panggung atau menyombongkan diri, karena terpilih diajak ke atas. Sebaliknya, mereka merasa gentar.
- 2. Saat suara Allah terdengar dari awan, mereka tersungkur jatuh dan sangat ketakutan. Kekudusan dimulai saat seseorang sadar, betapa kecilnya diri mereka di hadapan kemuliaan Tuhan yang absolut.
- 3. Mereka Siap Dididik. Petrus, meski sempat salah bicara (ingin membuat kemah), ia tidak membela diri saat ‘ditegur’ oleh suara dari awan yang memerintahkan: “Dengarkanlah Dia.”
Inti sari rendah hati spiritual adalah: tidak jadi sombong, karena merasa dipilih, tunduk pada kuasa Allah, dan siap dididik sesuai keinginan Allah.
Berkah Dalem.
Jlitheng

