Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Tongkat, sarana pengingat, bahwa sang manusia itu hanyalah musafir gurun.”
(Amanat Kerohanian)
…
| Red-Joss.com | Tongkat atau sebatang tongkat adalah sarana vital yang sudah tidak asing lagi bagi kehidupan umat manusia.
Di seluruh dunia, dari berbagai budaya dan suku bangsa, manusia sudah mengenal serta mengakrabi fungsi sentral dari sebatang tongkat.
Bahkan di dalam suku bangsa dan budaya serta agama tertentu, tongkat memiliki makna privileze.
Di dalam kitab suci: (Al-Qur’an dan Al Kitab), sangat dikenal arti dan makna spesial dari sebatang tongkat atau gada bagi kelompok manusia tertentu di dalam hidup serta karya pelayanan mereka.
Ada Nabi dan Rasul serta gembala di dalam Kitab Suci, bahkan dinyatakan juga memiliki tongkat atau gada hidup.
Secara denotatif, tongkat didefinisikan sebagai sepotong kayu, alat bantu, penopang tubuh, dan sebagai pegangan, ketika berjalan.
Secara konotatif, tongkat adalah sarana pengingat, bahwa sang manusia itu, di dunia ini hanyalah seorang musafir gurun yang tertatih menuju akhirat.
Di sisi lain dalam bidang kenegaraan atau pun keagamaan, sebatang tongkat adalah simbol kuasa serta kewibawaan.
Tulisan reflektif ini pun berjudul,
“Tongkat dan Gada Hidup.”
Sebatang tongkat itu memang sebagai sarana spesial yang kaya makna, bahkan multimakna dan kegunaannya.
Praksisnya, para manula biasanya bertongkat di saat berjalan. Para raja dan ratu juga bertongkat, sebagai simbol kuasa dan wibawa mereka. Para gembala juga bertongkat dan bergada sebagai sarana pelindung dan pengaman diri saat mereka bekerja.
Bahkan, ada juga sejumlah frase khusus yang menggunakan kata tongkat. Misalnya, tongkat didikan, tongkat iman, tongkat gembala (kegembalaan), tongkat kuasa, serta tongkat ilmu.
Semoga di atas segalanya, hendaklah masing-masing kita pun memiliki sebatang tongkat hidup.
Sarana itu pun tidak sekadar sebagai alat penopang di saat kita berjalan, namun sebagai tongkat iman di saat suka pun duka hidup kita.
“Sekalipun aku berjalan di lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.”
(Mazmur 23 : 4)
…
Kediri,ย 26ย Januariย 2024

