“Pengalaman hidup dikasihi Tuhan Yesus adalah titik balik hidup saya untuk berubah jadi baik dan taat kepada-Nya.” – Mas Redjo
…
| Red-Joss.com | Saya harus mengubur pengalaman pahit dan masa lalu itu, karena dikasihi dan disayang Tuhan. “Tuhan sudah bangkit, saya juga harus bangkit dari keterpurukan hidup.”
Semangat hidup untuk perubahan itu yang memotivasi saya untuk meninggalkan masa lalu, dari cara berpikir, berucap, dan berperilaku.
Jadi manusia baru itu tidak pada tampilan atau bagian luar, tapi yang utama adalah perubahan pola pikir, hati, dan jiwa ini.
Selain terinspirasi kebangkitan Tuhan Yesus, saya termotivasi oleh semangat pelayan kemanusiaan dari Bapa Paus Fransiskus.
“Berjanjilah pada diri sendiri, seburuk apa pun orang memperlakukan kita. Jangan pernah jadi orang jahat. Tapi tetaplah berbuat baik.”
“Mari kita belajar hidup dengan kebaikan untuk mencintai semua orang. Bahkan, ketika mereka tidak mencintai kita.”
“Menangis itu lebih baik daripada marah. Karena marah itu menyakiti orang lain. Sementara air mata itu diam, tapi menembus jiwa dan membersihkan hati.”
Kunci untuk perubahan hidup itu adalah saya dituntut untuk mampu mengendalikan diri, bahkan, meski dalam keadaan sikon terburuk agar tidak tersulut emosi. Tapi tetap tenang dan sadar diri untuk berpikir jernih di dalam kebeningan hati. Untuk senantiasa tersenyum, sabar, mengasihi, dan doa ikhlas.
Semangat perubahan itu untuk jadi pribadi yang sabar, rendah hati, dan bijaksana itu dapat saya mulai dari keluarga dan lingkungan sekitar. Semoga saya mampu membawa perubahan ke arah yang positif dan baik.
Tuhan memberkati.
…
Mas Redjo

