“Mereka berkhotbah, tapi tidak melakukannya” (Matius 23: 3). Seorang pemimpin, gembala, atau yang dituakan itu kata-kata dan perbuatannya harus diperhatikan.
Mau jadi orang terkenal itu gampang. Tapi jadi orang yang terhormat dan dipercaya itu sulit. Jadi pribadi yang bisa dipercaya itu dibutuhkan waktu lama dan pengenalan yang dalam.
Banyak orang yang tidak bisa dipercaya, karena diketahui keburukannya atau kelemahannya. Orang tidak dipercaya, karena keterbatasan atau moralnya tidak baik, sifatnya buruk, dan munafik. Sehingga orang jadi malas untuk dekat dengannya. Jika pun masih bersahabat, ya harus berhati-hati.
Para sahabat, jadilah orang-orang yang bisa dipercaya. Hiduplah dalam keaslian, tinggalkan kemunafikan. Mata manusia bisa dikelabui, tapi Tuhan tidak bisa.
Jujur, sejatinya manusia itu bisa melihat, mana orang baik dan mana itu orang jahat. Demi uang dan kuasa, “apa yang dilihat oleh manusia itu jadi kabur.” Karena serakah, ingin dipuji, dan berkuasa! Tapi dia gagal untuk bisa dipercaya oleh sesama dan Tuhan. Tragis! Nelangsa! Sia-sia! Kata-kata dan perbuatannya itu tidak ada yang mengikuti.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

