“Hidup bukan untuk ditangisi, tapi untuk disyukuri dan diperjuangkan.”
– Merry
…
| Red-Joss.com | Pernahkah kamu menangis karena beban hidup yang berat? Pernahkah kamu berlinang air mata, karena merasa tidak berdaya? Pernahkah kamu menangis putus asa dan hampir menyerah? Siapa pun kita pasti pernah meneteskan air mata, bahkan saat bahagia pun kita bisa menangis terharu.
Berbahagia dan bersyukurlah, bahwa kamu pernah menangis. Karena kamu akan dihibur. Tuhan punya banyak cara untuk merubah tetesan air mata menjadi senyum kebahagiaan. Setiap tetesan air matamu tak akan pernah jatuh sia-sia.
Low acceptance. Kerendahan hati dan lapang dada menerima pengalaman pahit merupakan langkah awal merubah tangisan menjadi kebahagiaan. Menerima lebih bijak daripada larut dalam kesedihan. Terimalah dan jangan menyalahkan atau mencari kesalahan. Kadang Tuhan menempa hidup kita lewat kepedihan dan persoalan agar kita menjadi dewasa. Ingatlah Tuhan sendiri pernah bilang “Yang menabur dengan bercucuran air mata, pulang membawa hasil panenan yang berlimpah. Terimalah dan bersabarlah.”
Never give up. Bangkit dan berjuanglah. Jadikan semuanya proses pembelajaran, bukan banyak protes. Tak ada keberhasilan tanpa melalui jalan terjal dan proses. “Angkatlah tilammu dan berjalanlah.” Keraguan itu pasti ada. Khawatir gagal, jatuh itu pasti ada. Tapi yakinlah selama kamu tidak mau mencoba, belajar dan move on hidupmu tidak akan bertumbuh. Ingat, tidak ada kenyamanan dalam zona pertumbuhan.
Strong in faith, hope, and love. Iman menumbuhkan pengharapan. Pengharapan menumbuhkan kasih, sukacita, dan rasa syukur. Yakinlah beban, kepedihan, kepahitan itu hanya sementara. Satu-satunya pengharapan ada pada Tuhan. Manusia boleh merencanakan tapi Tuhan yang menentukan. Rezekimu, keberhasilan dan kesuksesanmu itu bonus gratis dari Tuhan.
Gusti mboten sare. Tuhan tidak tidur. Setiap tetesan keringat usahamu tidak pernah jatuh sia-sia. Berkat selalu diberikan bagi mereka yang mau berproses, berusaha, bersabar, bertekun, dan berjuang. Yakinlah Tuhan mempunyai rencana yang terindah dalam hidup kita. Hidup itu tidak untuk ditangisi, tapi disyukuri dan diperjuangkan.
Selalu bertekunlah dalam doa pengharapan, dan bahagia.
Deo gratias.
…
Edo/ Rio, SCJ.
…
Foto ilustrasi: Istimewa

