“Jangan merasa bersalah jika tidak tampil gemilang.” Sebab Fespas, Festival Paduan Suara ulang tahun Sanberna ke 34 itu wujud, bahwa kita tidak ingin menyia-nyiakan karunia yang kita terima, yakni suara yang mungkin tak seberapa dalam ukuran manusia.
“Kami bernyanyi, memuji, dan bersaksi, bahwa Allah itu baik. Dia baik terhadap mereka yang mengandalkan hidupnya pada Tuhan (bdk. Mat 5: 1).
Siapa yang miskin? Mereka adalah yang mengenali, bahwa setiap kebaikan dari Tuhan adalah anugerah. Mereka menghargai anugerah yang mereka terima dan tidak disia-siakan.
Tidak menyia-nyiakan membuat kita mampu menghargai diri kita sendiri, orang lain dan harta hidup kita termasuk suara, pikiran, dll. Sayangnya prinsip ini sering diabaikan dalam keseharian kita. Abai pada janji-janji yang diucapkan. Terperangkap dengan dalih-dalih yang dia ciptakan untuk membenarkan diri.
Nubuat akan berakhir, Bahasa Roh akan berhenti, pengetahuan akan lenyap, tetapi kasih Allah tidak berkesudahan (1 Kor 13: 8).
Salam sehat dan tetap tekun berbagi terang.
Jlitheng

