“Life is like riding a bicycle, to keep your balance, you must keep moving.” – Albert Einstein
…
| Red-Joss.com | Kesulitan, tantangan, beban hidup, masalah, dan cobaan datang silih berganti. Masalah satu belum selesai, muncul masalah berikut, dan masalah lain mengintip. Itulah dinamika hidup. Kalau kita hanya fokus pada masalah itu dan larut dalam dekapannya, kita tidak akan berkembang, sebaliknya malah terpuruk.
Kita harus berani untuk melangkah, meski kaki goyang. Berani maju, meski hati tersayat sembilu. Berani bergerak, meski kepala mau nyut-nyutan. meledak. Teruslah berjuang pantang menyerah.
Tekad dan keberanian kita sangat menentukan. Karena setiap tetes keringat dan air mata kita itu takkan jatuh sia-sia. Harapan kita akan memberi impian yang jadi kenyataan. Iman kita membuka jalan terang, meski kita dalam gelap. Yakini tiga hal ini:
Pertama: Ketika Tuhan menjawab doa, harapan, dan kerja keras kita. Maka Dia memberikan yang kita inginkan. Dia pasti membuat kita bahagia agar kita jangan lupa bersyukur.
Kedua: Jika Tuhan mengatakan tidak pada keinginan, doa, dan harapan kita. Yakini, bahwa Tuhan tidak pernah menolak doa kita, dan Dia selalu akan mengabulkan permohonan kita. Hanya saja kadang doa dan permohonan kita kurang tepat. Maka Tuhan bakal memberikan yang lain dan lebih baik dari yang kita doakan. Peka dan percaya dengan rencana Tuhan yang terbaik.
Ketiga: Ketika Tuhan bilang nanti, kita jangan protes atau mengeluh karena Diaa sedang menyiapkan untuk kita yang paling baik.
Percayalah dengan rencana Tuhan, karena Dia selalu memberi yang terindah dan terbaik.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

