| Red-Joss.com | Beberapa kali ketika saya komen tentang orang lain yang dirasa tidak ‘proper’. Anak saya lalu merespon: “Jangan gitu dong, Pa, kan orang lain pasti punya alasan tersendiri.”
Awalnya saya merasa kurang enak, mengapa kok anakku ‘wani’, berani mengatakan itu. Akhirnya saya bersyukur, Tuhan membimbing anakku hingga mampu mengatakan suara hatinya.
Tetaplah berbuat baik, walaupun tidak selalu diterima dengan baik. Bahkan dipersepsi yang kurang baik, walaupun sudah diterangkan dengan baik.
Namun demikian, jika kita belum bisa berbuat baik kepada sesama, setidaknya kendalikan kata-kata dan tangan ini agar tidak menyakitinya, siapa pun dia.
Memang tidak semua orang itu jahat kepada sesama, akan tetapi masih saja ada orang-orang yang ingin mencurangi dan diam-diam menaruh rasa iri dan dengki atau bahkan mencelakai orang lain.
Jangan pernah merancang yang jahat terhadap dia yang belum pernah berbuat apa-apa kepada Anda.
Kita tidak dapat memaksa dan mendikte orang lain untuk berbuat manis untuk kita.
Kita juga tidak dapat menahan gerakan mereka, supaya mereka tidak menyakiti kita, namun pastikan diri diri kita sendiri, tidak melakukan hal-hal demikian.
“Jika seseorang tahu berbuat baik dan tidak melakukannya, dia berdosa” (Yak 4: 17).
Salam sehat dan damai.
…
Jlitheng

