| Red-Joss.com | Tidak selalu hal-hal baru itu bisa diterima. Bahkan ada orang yang cenderung hidup dengan pola lama. Padahal sudah jelas-jelas hidup di era baru. Misalnya, memiliki kebiasaan, jika sedang bicara yang diingat adalah hal-hal lama. Tidak salah memang, tapi tidak menarik.
Era baru ini harus diterima dengan keterbukaan dan perubahan. Jika tidak terbuka dengan adanya perubahan-perubahan yang sedang terjadi, maka kita akan ketinggalan atau ditinggalkan.
Bernostalgia itu memang hal yang paling menyenangkan. Apalagi saat sedang berbincang itu ada teman atau sahabat yang lain. Lihat, apa bahan yang dibicarakan? Masa lalu! Tentunya, tidak banyak mengubah, hanya menghabiskan waktu. Pola seperti itu selalu diulang di setiap pembicaraan bersama.
Penting untuk dirancang dengan pola baru. Hal-hal baru itu berubah setiap hari itu, harus diikuti dan dibicarakan. Sehingga pembicaraan jadi makin seru. Diharapkan ada perubahan yang mengikuti. Dinamis dan inovatif. Tapi semua itu tergantung dari ‘updating’-nya. Jika tidak, dengan adanya perubahan itu justru kita menjadi gagap dan sering tidak tahu harus bagaimana dan berbuat apa.
Selalu ikuti perubahan agar kita tidak digilas zaman. Hidup itu harus makin baik, dan bertambah baik lagi.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

