“Blessed are the eyes that see what you see” (Lk 10: 23).
…
Dengan mata kita bisa melihat yang tampak, lalu dengan bantuan hati kita memutuskan. Dengan mata kita melihat kebaikan-kebaikan, lalu dengan bantuan hati kita memilih. Dengan mata kita melihat kisah-kisah hidup kita yang sudah dilewati, lalu dengan bantuan hati kita mensyukurinya.
Terang Iman! Telah diberikan kepada kita. Pakailah terang ini untuk menuntun hidupmu. Saya sadar, di tempat yang berbeda, tantangannya tidak sama, iman kita selalu diuji dan mendapatkan ujian. Saya sadar, di tempat yang berbeda, cara menghidupinya tidak sama, ada saja yang menolak dan tidak suka. Di tempat yang berbeda, cara memeliharanya juga berbeda. Tapi yang jelas, kita tetap berjalan dengan terang iman.
Para sahabat, sinar terang imanmu jangan sampai redup. Jaga terus dan lewatilah hari-harimu dengan penerang itu. Sebab, Yesus telah berdoa, “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil” (Luk 10: 21). Doa Yesus memberi kekuatan untuk kita semua yang lemah dan kecil ini. Yang kadang-kadang lupa membawa ‘terang iman’. Pikirnya, kita bisa berjalan sendiri. Tapi tidak bisa! Kita tetap membutuhkan Yesus, Sang Terang itu di segala situasi.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

